Kala Senja Menyambutmu
Kala senja dan ombak jadi favoritmu
Maka saat itulah aku mengalah
Kala itu dirimu bermain dengan buihnya
Aku bahagia melihatmu tertawa
Kala sakit dan sedih jadi perangaimu
Maka saat itulah aku mengalah
Kau lampiaskan semua padaku
Aku ialah tempat bersandar
Jika haru belum mengena hati
Jika pelukan masih terburu dimensi nafsu
Maka mungkin hatimu tengah goyah
Mungkin juga jiwamu telah lepas
Dan belum teriring doa khusyuk
Yang dilantunkan bersama doa saat senja kala itu
MALANG,2019
Komentar
Posting Komentar